idneeded.com – Nama Maarten Vincent Paes setelah dikenal publik dalam dunia sepak bola, sebagai penjaga gawang yang profesional di Tim Nasional Indonesia. Namun sebelum dikenal luas dalam ajang internasional, perjalanan karir Paes bermula dari salah satu klub terbesar di Eropa yaitu Ajax Amsterdam.
Latar Belakang Maarten Paes
Maarten Paes lahir pada 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda. Sejak di usia muda sudah menunjukkan ketertarikan terhadap sepak bola, khususnya di posisi penjaga gawang atau Goal Keeper (GK). Lingkungan sepak bola di Negara Belanda memberikan ruang ideal bagi Maarten Paes untuk berkembang.
Bergabung dengan Ajax Amsterdam
Maarten Paes bergabung dengan Ajax Amsterdam pada usia 27 tahun. Akademi Ajax, yang dikenal sebagai De Toekomst (Masa Depan). Banyak legenda sepak bola lahir dari akademi ini, mulai dari Johan Cruyff, Dennis Bergkamp, hingga Frenkie de Jong.
Paes memiliki cara permainan khas Belanda, yaitu penguasaan bola dari lini belakang, distribusi bola yang baik oleh kiper, pemahaman taktik dan posisi hingga bermain agresif.
Maarten Paes Ketika di Tim Junior Ajax
Maarten Paes dikenal sebagai kiper dengan refleks cepat, postur ideal (tinggi 191 cm), serta kemampuan membaca permainan yang baik. Ia dipercaya tampil dalam pertandingan penting di level junior, termasuk kompetisi domestik di usia muda.
Namun, persaingan di Ajax sangat ketat, terutama untuk posisi penjaga gawang. Ajax selalu memiliki banyak kiper muda yang berbakat, sehingga kesempatan menembus tim utama menjadi salah satu tantangan besar bagi setiap pemain.
Tantangan Menembus Tim Utama Ajax
Faktor yang memengaruhi sulitnya Maarten Paes menembus tim utama Ajax:
- Tingginya standar kualitas pemain senior
- Minimnya posisi kiper
- Kebijakan Ajax yang sangat selektif dalam promosi pemain ke tim utama
Akhirnya, Paes tidak mendapatkan kesempatan resmi bersama tim utama Ajax di kompetisi Eredivisie maupun Eropa.
Maarten Paes Pindah dari Ajax
Pada tahun 2018, Maarten Paes memutuskan untuk meninggalkan Ajax Amsterdam. Keputusan ini diambil bukan karena kegagalan, melainkan sebagai langkah untuk mendapatkan bermain di level profesional.
Paes kemudian bergabung dengan NEC Nijmegen, klub asal kota kelahirannya. Di NEC, mulai mendapatkan kesempatan bermain reguler dan berkembang sebagai kiper utama. Meski tidak bermain di tim utama Ajax, fondasi yang didapatkan selama hampir satu dekade di akademi Ajax terbukti sangat berharga.
Pengalaman di Ajax menjadi bekal ketika Paes melanjutkan karir ke level yang lebih tinggi, termasuk saat bermain di luar Belanda. Kemudian Maarten Paes di kompetisi Amerika Serikat bersama FC Dallas, di mana performanya semakin matang dan konsisten.
Nama Maarten Paes kembali mencuri perhatian publik ketika proses menjadi pemain naturalisasi, membuka peluangnya untuk membela Tim Nasional Indonesia. Banyak yang menilai bahwa latar belakang Ajax Amsterdam menjadi salah satu faktor utama kualitas teknis dan Maarten Paes yang menonjol dibanding kiper lainnya.
Ajax Amsterdam mungkin bukan tempat Paes meraih ketenaran, tetapi jelas menjadi tempat ia ditempa secara mental, teknis, dan taktis. Dari sana, Paes melanjutkan langkahnya ke perjalanan karier yang lebih luas, hingga akhirnya dikenal sebagai salah satu kiper dengan latar belakang Eropa yang solid dan berpengalaman.