idneeded.com – Pare merupakan labu-labuan yang dikenal karena rasanya yang pahit, biasanya terdapat pada lalapan atau pelengkap pada jajanan siomay.
Di balik rasa pare yang pahit, ternyata terkandung manfaat kesehatan saat mengkonsumsi pare, manfaat ini yang sering tidak diketahui oleh masyarakat pada umumnya.
Pare memiliki nama latin Momordica Charantia, mempunyai kandungan gizi sebagai sumber antioksidan alami, vitamin, dan mineral penting.
Dalam 100 gram pare mentah, terkandung sekitar 21 kalori, 4 gram Karbohidrat, 2 gram Serat, 99% vitamin c, 2% Vitamin A, dan 4% Zat Besi.
Manfaat Pare Bagi Kesehatan
1. Mengendalikan gula darah
Pare mempunyai banyak sekali manfaat, salah satunya mengendalikan gula darah. pare mengandung magnesium yang berfungsi untuk memaksimalkan kerja hormon insulin.
Kerja insulin yang maksimal cocok untuk penderita diabetes karena insulin yang mengatur kadar gula darah.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Pare mengandung vitamin C yang dapat berperan sebagai antioksidan untuk melindungi tubuh.
Dalam 100 gram pare dapat memenuhi sekitar 64% dari kebutuhan asupan vitamin C harian orang dewasa.
3. Meredakan asma dan gangguan pernapasan lainnya
Pare memiliki sifat antihistamin, anti-inflamasi, dan antivirus yang dapat mencegah penyakit pernapasan umum, seperti batuk dan flu sehingga cocok untuk mencegah gangguan pernapasan.
4. Mengobati masalah kulit
Dalam daun pare terdapat senyawa antijamur dan antibakteri yang dapat melawan infeksi kulit dengan cara mengekstrak daun pare dan oleskan pada area kulit yang bermasalah.
Selain itu, pare juga dapat mengatasi masalah kulit dan wajah karena mampu melawan radikal bebas, mempercepat regenerasi sel kulit, dan mengurangi peradangan, karena Kandungan vitamin A, vitamin C, dan antioksidan.
5. Meningkatkan kesehatan tulang dan penyembuhan luka
Pare mengandung vitamin A yang bertugas mengatur pembekuan darah normal dengan membantu pembentukan protrombin.
vitamin K pada pare dapat membantu menyebarkan kalsium ke seluruh tubuh sehingga membentuk protein osteokalsin untuk proses pengerasan tulang.
6. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Pare mengandung serat yang bagus untuk pencernaan, memperlancar buang air besar, dan mencegah sembelit.
Mengkonsumsi pare secara teratur dapat membantu menjaga sistem pencernaan tetap seimbang dan sehat.
7. Berpotensi mencegah kanker
Pare mengandung berbagai senyawa aktif seperti triterpenoid, glikosida triterpenoid, asam fenolik, flavonoid, lektin, dan sterol yang bersifat antikanker.
Sehingga pare dapat terhadap sel kanker prostat, kanker payudara, dan kanker hati. Pare dapat menghambat pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan kekebalan tubuh.
Manfaat yang terkandung di dalam pare sangat banyak, namun mengkonsumsi pare secara berlebihan juga kurang baik bagi tubuh.
Mengkonsumsi pare secara berlebihan dapat menimbulkan infeksi saluran pencernaan, seperti kram, diare, bahkan komplikasi organ hati, sehingga perlu pembatasan pada konsumsi pare.
Mengkonsumsi pare dapat dilakukan melalui berbagai cara, pare dapat dijadikan jus dengan takaran sekitar 50 – 100 ml tiap hari.
Dapat disajikan bersamaan siomay maupun gado-gado, dan pare juga cocok dimakan sebagai lalapan ketika makan bersama dengan sambal.