Profil Dede April Juara 3 Dangdut Akademy 7, Perjalanan Dari Pengamen Hingga Menjadi Juara Ajang Dangdut Nasional

idneeded.com – Dede April juara Dangdut Akademy 7 kini menjadi perhatian publik setelah mengikuti ajang dangdut nasional yang disiarkan stasiun televisi Indosiar.

Di ajang dangdut tersebut Dede April menjuarai peringkat 3 dan menjadi kebanggaan bagi Jawa Barat terkhusus Cirebon tempat Dede April lahir.

Setelah menjadi juara 3 Dangdut Akademy 7, Dede April pulang ke Cirebon dan disambut meriah oleh masyarakat Cirebon.

Tepatnya pada Kamis 1 Januari 2026 Dede April menerima sambutan meriah dari masyarakat Cirebon sepanjang perjalanannya pulang ke rumah.

Masyarakat bangga dan menantikan kepulangan juara cilik yang selama ini mereka dengar suaranya lewat layar televisi.

Profil Dede April Perjalanan Dari Pengamen Hingga Menjadi Juara 3 DA7

Dede April merupakan nama panggilan akrab, nama aslinya Afriyani Mida Soleha. Lahir di Cirebon, Jawa Barat pada tanggal 10 April 2011.

Sebelum mengikuti DA7 Dede April merupakan pengamen cilik yang ikut membantu perekonomian keluarga melalui suara merdu yang dimilikinya.

Masyarakat mengenal Dede April karena kerap ke jalan bersama ayahnya untuk mengamen dan membantu kebutuhan sehari-hari.

Dari bakat suara dan pengalaman mengamen di jalan yang dimiliki, Dede April memutuskan untuk mengikuti ajang Dangdut Akademy 7 dan menjadi peserta termuda yang ada di sana.

Di awal penampilannya Dede April membawakan lagu “Anak yang Malang” dan menjadi perhatian para juri bahkan Dede April mendapatkan standing ovation dari Dewi Perssik.

Kegigihan yang Dede April lalui di DA7 membuahkan hasil, Dede April berada di Top 3 melawan Valen dan Tasya untuk merebutkan juara 1,2 dan 3 di Dangdut Academy 7.

Namun sayangnya Dede April kurang dalam perolehan virtual gift dan dinobatkan sebagai juara 3 Dangdut Academy 7.

Dede April tetap bangga dan senang dengan hasil yang dia perjuangkan dan mendapatkan penghargaan Medali Juara Tiga Dangdut Academy 7.

Selain itu, Dede April mendapatkan uang tunai sebesar Rp100 juta, beasiswa penuh di Institute Media Digital Emtek (IMDE), apartemen siap huni selama satu tahun, kontrak artist management dan label, dan kesempatan merilis single perdana.

Perjalanan Dede April dari pengamen hingga menjadi juara ajang dangdut nasional memberikan pelajaran bahwa bakat akan membuahkan hasil bagi orang yang gigih berjuang.

Leave a Comment